Tampilkan postingan dengan label diperbaiki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diperbaiki. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Maret 2014

Kementerian PU Setengah Hati Perbaiki Jalan Rusak

BERITAJAKARTA.COM — 12-03-2014 13:20
Masih tingginya intensitas hujan yang menguyur kawasan Jakarta dan sekitarnya, menyebabkan sejumlah jalan yang sudah diperbaiki kembali berlubang. Seperti di Jakarta Utara, beberapa ruas jalan utama yang termasuk kategori jalan nasional kembali berlubang. Selain membahayakan keselamatan pengendara bermotor, banyaknya lubang juga menambah kemacetan.

Sejak mulai tergenangnya sebagian wilayah Jakarta Utara akibat hujan besar pada 17 Januari lalu, sebanyak 2.564 titik jalan menjadi rusak dan berlubang. Walaupun sudah diperbaiki, beberapa titik yang berada di jalan nasional, seperti, Jl Cakung Cilincing, Jl Perintis Kemerdekaan, Jl Yos Sudarso dan RE Martadinata kembali berlubang.

Hal itu karena penanganan pemerintah pusat hanya setengah hati dengan melakukan penambalan darurat saja . Sedangkan perbaikan permanen hanya dapat dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) selaku pihak yang berwenang.

"Kita hanya dapat melakukan penanganan darurat, dengan menutup lubang saja. Sedangkan untuk perbaikan permanen merupakan kewenangan kementerian PU," kata Sugoro Sinaga, Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Suku Dinas (Sudin) Pekerjaan Umum (PU) Jalan Jakarta Utara, Rabu (12/3).

Berbeda dengan jalan yang di bawah kewenangan Dinas PU DKI Jakarta dan Sudin PU Jalan Jakut, penanganan terhadap jalan yang kerap tergenang dan rusak, dilakukan perbaikan permanen. Di Jakarta Utara, sudah ada tiga ruas jalan yang dibetonisasi, yakni Jl Gunung Sahari, Jl Raya Plumpang, dan Jl Sunter Permai Raya.

Kepala Dinas PU DKI, Manggas Rudi Siahaan menegaskan, selain karena terkendala faktor cuaca yang belum menentu, pihaknya kesulitan memperbaiki jalan di Jakarta Utara karena terdapat sejumlah jalan nasional. Hal itu menyebabkan pihaknya tidak dapat melakukan perbaikan permanen karena di luar wewenangnya. "Sampai saat ini masih terus berkoordinasi dengan kementerian. Kita sudah mendorong agar dilakukan percepatan perbaikan," kata Manggas.

Namun, menurut Manggas, pihak Kementerian PU sendiri masih terkendala penganggaran. Sehingga perbaikan permanen sejumlah jalan nasional kemungkinan tidak dapat dilakukan pada tahun ini. "Seperti Jl Yos Sudarso, mereka bilang anggaran baru ada tahun depan. Tetap akan kita lakukan penanganan darurat terhadap lubang yang ada di jalan agar tidak menimbulkan korban," tandasnya.

Sumber : http://www.beritajakarta.com/2008/id/berita_detail.asp?idwil=0&nNewsId=58604

Kamis, 02 Januari 2014

Liputan6.com, Jakarta : Sampah berserakan usai perayaan malam Tahun Baru di Jakarta Night Festival (JNF). Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Unu Nurdin mengungkapkan bahwa sampah sisa perayaan malam tahun baru mencapai 150 ton, setelah dikumpulkan di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin, lokasi JNF.

"Yang acara JNF sampahnya mencapai 150 ton," kata Unu saat dihubungi, Jakarta, Rabu (1/1/2014).

Ia mengatakan petugas sampah mulai membersihkan kawasan JNF sejak pukul 02.00 WIB. Ditargetkan, pembersihan dapat selesai pukul 06.00 WIB, namun pelaksanaannya molor hingga pukul 09.00 WIB. Hal itu dikarenakan hujan yang terus mengguyur Jakarta sejak dini hari tadi.

"Khusus untuk Jakarta Night Festival di Sudirman - Thamrin, petugas yang dikerahkan sebanyak 330 orang yang ditambah 20 orang pengawas. Kemudian disediakan pula 22 truk sampah, 4 street sweeper, dan 32 gerobak motor untuk proses pembersihan," kata Unu.

Total petugas kebersihan yang diturunkan untuk membersihkan sampah sisa perayaan malam tahun baru mencapai 1.299 orang. Mereka ditempatkan di 6 titik, diantaranya di kawasan Monas, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Ancol, Taman Fatahillah-Kota Tua, Taman Margasatwa Ragunan (TMR) dan Sudirman-MH Thamrin.

"Tapi kalau sampah dari 5 wilayah belum masuk ke TPST Bantar Gebang, jadi jumlah keseluruhan masih belum diketahui. Sekarang masih didata total sampahnya," ujarnya.

Sumber : http://news.liputan6.com/read/789406/sampah-jakarta-night-festival-mencapai-150-ton