Tampilkan postingan dengan label foto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label foto. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Oktober 2015

Normalisasi Kali Jakarta Gagal dan Hanya Rekayasa Ahok? Lihat Foto-fotonya

TRIBUN-TIMUR.COM - Sejak menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama alias Ahok memrogramkan normalisasi kali di kota itu.

Normalisasi melalui mengeruk sedimentasi pasir dan sampah di dasarnya.

Ini dilakukan untuk mencegah banjir melanda Kota Jakarta saat musim hujan serta menambah esetetika kota.

Kendati telah dilakukan normalisasi, lalu informasinya tersebar melalui media massa dan sosial, namun masih ada pihak yang nyinyir.

Pihak itu menilai Ahok tidak berhasil menormalisasi. Informasi disebarkan tidak sesuai dengan faktanya.

Namun, penilaian itu langsung dibantah sebuah akun Facebook yang diklaim bernama Sahara Djati.

Pada klaimnya itu, pemilik akun mengakui telah memantau langsung kanal yang telah dinormalisasi.

Ini pengakuannya yang di-posting pada fans page Facebook, Gebrakan Ahok.

"SUNGAI2 JAKPUS HARI INI

Banyak yang mencemooh hasil kerja Gub. AHOK dengan mengatakan foto2 Kali yg beredar luas di internet adalah hasil rekayasa PHOTOSHOP....

Saya merasa tertantang utk memberikan bukti2 akurat perihal kali2 yg nampak bersih sekitar Jakarta Pusat di mana saya tinggal...

Saya ingin MEMBUNGKAM MULUT2 JAHANAM yang memfitnah Gubernur saya. Saya memotret kondisi sungai2 sekitar jakpus tadi pagi sambil olahraga..... dan hasilnya sungguh mencengangkan... sebagaimana status ketercengangan saya tempo hari ketika saya memotret kondisi sungai di dekat kantor saya PINTU AIR KODAM....

Tadinya saya hendak ke Waduk RIARIO.. tapi krn panas terik menyengat... saya akan laporkan hasil investigasi sementara utk kondisi kali2 seputar SALEMBA, MANGGARAI, EPICENTRUM, DAN CIKINI.

Ada yg menarik... Ahok membuat kali percontohan yg didalamnya ada ikan2 yg cantik yg sdh lumayan besar... saya sempat takjub... mirip kali di jepang... mungkin gub. AHOK memang sdg menjajal membuat kali bersih dg metode IKAN ..... letaknya di epicentrum kuningan....

Ok selamat menikmati... kita bungkam mulut2 nyinyir dg FAKTA DAN KEBENARAN....

"Salam Kali Bersih" ( by Fb Sahara Djati )"

SUNGAI2 JAKPUS HARI INIBanyak yang mencemooh hasil kerja Gub. AHOK dengan mengatakan foto2 Kali yg beredar luas di...

Sumber : http://makassar.tribunnews.com/2015/10/08/normalisasi-kali-jakarta-gagal-dan-hanya-rekayasa-ahok-lihat-foto-fotonya

Kamis, 13 Agustus 2015

Warga Jakarta, Laporkanlah Masalah di Sekitarmu...

JAKARTA, KOMPAS.com - Keberadaan Qlue diharapkan mampu menjembatani antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk berinteraksi dengan masyarakat, maupun sebaliknya.

Marketing Qlue Ivan Renald Tigana menceritakan bagaimana selama ini Qlue digunakan masyarakat dan Pemprov DKI. Menurut dia, warga Jakarta melaporkan hal apa pun yang terjadi di sekitar mereka. Hal kecil sekali pun, seperti tumpukkan daun yang menutupi saluran air, juga dilaporkan.

Laporan warga itu, kata Ivan, memacu kinerja Pemprov DKI melalui aparatnya untuk bekerja cepat.

"Kita bisa lihat contohnya kinerja Dinas Perhubungan yang awalnya belum kelihatan progress apa-apa, sekarang cepat sekali penanganannya," kata Ivan kepada Kompas.com, Selasa (11/8/2015).

Dalam kaitannya dengan Dinas Perhubungan DKI, kata Ivan, warga bahkan melaporkan tentang kopaja yang ngetem sembarangan. Selang beberapa jam, laporan tersebut ditindaklanjuti dan sopir kopaja tersebut langsung ditilang. Hal itu bisa dilihat dari keterangan di dalam timeline aduan, jika ada tanda berwarna hijau, berarti telah ditindaklanjuti.

"Sekarang, setiap petugas yang men-TL (tindak lanjuti) laporan warga harus foto juga, sebagai bukti sudah dikerjakan. Foto itu nanti bisa dilihat di Qlue. Kalau penanganannya belum pas, warga bisa laporkan kembali. Semudah itu interaksinya," ujar Ivan.

Cara kerja Qlue

Sistem di Qlue mudah dipahami karena sama dengan sosial media yang lain. Komunikasi antar akun dilakukan dengan cara mention.

Masyarakat bisa mention lurah setempat jika ada keluhan di wilayahnya, seperti jalan rusak, sampah, dan sebagainya. Tidak hanya lurah yang punya akun, sampai ke kalangan petugas kebersihan dan petugas lapangan lainnya juga punya akun sendiri di Qlue.

Para petugas yang menerima laporan pun jadi tahu ada masalah apa di wilayahnya karena laporan yang dimuat mencakup foto terkini, keterangan wilayah dari GPS, dan cerita akun yang memuat laporan tersebut.

Kemudahan ini dimanfaatkan pejabat Pemprov DKI untuk "unjuk gigi" sekaligus jadi cara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memberikan penilaian terhadap kinerja dinasnya, lurah, camat, dan anak buahnya yang lain.

Menurut Ivan, sampai saat ini, jumlah masyarakat Jakarta yang memakai Qlue baru sekitar 50.000 orang. Angka itu terhitung masih sedikit jika dibandingkan dengan jumlah penduduk di Jakarta yang mencapai 10 juta lebih.

Petugas dan kalangan Pemprov DKI juga belum banyak yang mengoptimalkan penggunaan Qlue. Jika ke depannya semua aktif di Qlue, penanganan dan penyelesaian masalah di Jakarta diharapkan bisa lebih baik lagi.

Sumber : http://megapolitan.kompas.com/read/2015/08/13/0529002/Warga.Jakarta.Laporkanlah.Masalah.di.Sekitarmu

Kamis, 11 September 2014

Bayar Rp 28 Juta/Jam, Taksi Ini Tawarkan Bebas Macet di Jakarta

MedanBisnis - Jakarta .Sudut kota DKI Jakarta dan sekitarnya selalu diwarnai kemacetan setiap hari. Akibatnya mobilitas orang menjadi terganggu khususnya bagi kalangan pebisnis yang menghargai waktu.

Melihat kondisi ini, ada perusahaan taksi yang menawarkan jasa angkutan bebas macet. Taksi bebas macet ini memakai moda helikopter. Jasa taksi udara ini ditawarkan oleh PT Whitesky Aviation. Untuk sekali naik, konsumen dikenakan biaya US$ 2.800 per jam atau sekitar Rp 28 juta.

"Ongkos sewa per jam minimum per hari sewanya 2 jam. Per jam US$ 2.800. Itu dapat fasilitas fuel dan lounge," kata Sales Executive Officer Whitesky Aviation Rossiano I. Sukur kepada detikFinance pada acara pameran transportasi di Smesco Tower, Jakarta, Rabu (10/9/2014).

Whitesky menyediakan 5 unit helikopter jenis Bell 407 dan Bell 409. Sebanyak 2 unit disiagakan di Jakarta dan 3 unit di Balikpapan Kalimantan Timur. Sekali terbang, taksi udara mampu membawa 4 penumpang.

Untuk area Jakarta, taksi udara menyasar kalangan pebisnis dan perusahaan. "Balikpapan untuk mining and plantation company. Kita sudah kontrak. Kalau Jakarta kebanyakan buat bisnis," sebutnya.

Taksi udara ini juga bisa difungsikan sebagai ambulans darurat untuk keperluan evakuasi udara (medical evacuation).

Untuk menyewa taksi udara, konsumen bisa menghubungi pihak operator 2 jam sebelum penggunaan. Taksi ini juga bisa mendarat pada fasilitas helipad yang ada di atas gedung-gedung kota Jakarta.

Selain menawarkan jasa sewa helikopter, Whitesky juga menawarkan jasa foto udara memakai pesawat baling-baling tipe Cessna 402. Biaya sewa pesawat ini lebih murah ketimbang taksi udara yakni senilai US$ 1.710 per jam.

"Itu untuk survey geothermal, Pemda juga sewa untuk foto kota dari atas," katanya.

Sumber : http://medanbisnisdaily.com/news/read/2014/09/10/116786/bayar_rp_28_juta_jam_taksi_ini_tawarkan_bebas_macet_di_jakarta

Selasa, 01 Oktober 2013

Buang Sampah ke Kali, Siap-siap Foto Anda "Mejeng" di Spanduk

JAKARTA, KOMPAS.com — Jangan sembarangan buang sampah di kali. Bisa-bisa wajah Anda terpampang di spanduk sebagai pembuang sampah di kali.

Program memotret pembuang sampah ini akan dilakukan di sepanjang Kali Swasembada, Kelurahan Kebon Bawang, Jakarta Utara, mulai pekan depan. Petugas Satpol PP akan ditempatkan untuk mengawasi kali tersebut, lalu memotret warga yang membuang sampah sembarangan ke kali.

"Ini kali sudah bersih, jadi kalau ada warga buang sampah ke kali, ada petugas kami yang akan memotretnya. Kemudian fotonya akan dibuatkan banner spanduk, lalu kita pasang di sepanjang kali ini," kata Makmun, Lurah Kebon Bawang, Senin (30/9/2013).

Selain foto pembuang sampah ke kali terpasang di spanduk, pihak kelurahan juga akan meminta KTP pelaku, kemudian akan dipanggil ke RT dan RW setempat. Upaya ini dilakukan sebagai efek jera agar tidak membuang sampah sembarangan ke kali dan dukungan pada kegiatan ini.

Kali Swasembada dibersihkan warga bersama pegawai PT Pelindo II Tg Priok pada Minggu (29/9/2013) kemarin. Aksi kali bersih dimulai dari Jembatan Gotong Royong sampai ke Jembatan Ampera, sepanjang 600 meter.

Mereka mengambil sampah kali, memangkas, dan membersihkan tanaman liar serta melakukan penanaman pohon. Setelah dibersihkan, fasilitas dan alat kebersihan seperti tong sampah, jaring sampah, dan bak sampah pun disediakan.

Sumber : http://megapolitan.kompas.com/read/2013/09/30/0841055/Buang.Sampah.ke.Kali.Siap-siap.Foto.Anda.Mejeng.di.Spanduk